Kamis, 09 Oktober 2008

Keluarga Rustiati Faidah Anshorie

Putra ke enam Pak Anshorie Alm. adalah Bu Utie.
Tinggal bersama keluarga besarnya di Semaran, bersuamikan Om Tarno dan berputra/i De Nunik dan De via,.... yang cerewet banget !!!
Ngangenin tapi ...

Keluarga Aniqoh Wardati Anshorie

inilah anak ke lima keluarga HAK Anshorie;
Bu Atie, yang bergambar bersama anak-anak; Ikhsan dan Hilda.

Keluarga M. Nur Hidayat Anshorie

dan inilah putra laki pertama HAK Anshorie, Pak  Dayat.
Foto bersama dengan keluarga besarnya didepan Rumah Almarhum, dari kiri kekanan adalah Pak Dayat, Mba Lia, Sani, De Ais dan Ibu Hajjah Lilis.

Keluarga Bu Nurhadiyati Anshorie


Anak ketiga HAK Anshorie adalah Bu Nurhadiyati atau yang biasa di panggil Bu Nunung. suami Bu Nunung .... Pak Imron Budiarto (yang pada 29 Septeber kemarin baru ulang tahun), dan mempunyai sepasang anak; Mas Ian dan Mba Niniek

Keluarga Syahroel Yunus

Anak Pertama dari HAK Anshorie adalah Bu Mu'minatun Sholihah, yang bersuamikan Om Syahroel Yunus.
2 anak gantengnya yang saat ini kuliah di Unsoed adalah Mas Kiki dan Mas Aan, berikut adalah gambarnya

Senin, 06 Oktober 2008

KB HAK Anshorie

Selamat Iedul Fitrie
Mohon maaf lahir dan bathin.
Semoga Allah menerima puasa kita dan menambahkan rasa syukur kepada kita sekalian atas segala nikmat dan ridlo-Nya.

Inilah wajah-wajah segenap keluarga besar HAK Anshorie, yang gambarnya di ambil menjelang Bu Nunung dan keluarga + Pak Yunan beserta Bu Eni Pristi kembali ke Bekasi, pada har Sabtu, 4 Oktober 2008.

Gambar diambil didepan rumah Mbah Alm. Anshorie - Perum R. Brobahan No. 33 Purwokerto.
Dari kiri kekanan adalah (depan); Pa Dayat, Bu Atie, Pak Ipong, Bu Utie, Bu Lilis, Aisyah, Bu Atun, Bu Eni, Bu Mien (memeluk Via), Nuniek, Mba Niniek, Mba Hilda, Mba Lia, Mas Ian dan Pak Zuhad.
di baris belakang (Mas Arina Ikhsan, Pa Syahroel, Sani, Mas Kiki, Mas Aan, Pak Tarno dan Bu Nunung

Minggu, 07 September 2008

Liburan Awal Ramadhan


Pada hari selasa dan rabo atau tanggal 2 dan 3 ramadhan, keluarga Nur Hidayat lengkap ditambah mertua (Bapak Haji Suhanda dan Ibu Hajjah Suhati), berkunjung ke Serang, tepatnya desa Pada rincang, sekitar setengah jam dari pusat kota menuju arah pandeglang.

Kunjungan silaturahiem tersebut sebenarnya lebih bersifat untuk menjenguk Bu De Bedah (kakak ipar dari Ibu Hj. Lilis Nur Hidayat) yang beberapa waktu lalu terjatuh dari atap, manakala beliau sedang bersih-bersih atap garasi rumahnya.

Dan pada saat kami berkunjung, alhamdulillah keadaan sudah mulai membaik, meskipun akibat dari pendarahan dikepala masih menjadikan beliau pusing-pusing sehingga harus tiduran terus. Dengan semacam pengeras tidak permanen di perutnya (sebagai pengganti gips), menjadikan penyembuhan tulang punggungnya menjadi lebih cepat, dan bisa menahan manakala berdiri untuk keadaan darurat (ke kamar mandi dst), cukup menyiksa ....
tapi iringan doa kami semua adalah, semoga bisa cepat sembuh sehingga dapat merayakan Iedul Fitrie di Bandung bersama keluarga besar H. Suhanda.

Nah, rabu paginya ...... sedikit menyempatkan untuk berkunjung dan menikmati wisata laut dan pantai Carita, yang letaknya 30 menit dari rumah Bu De Bedah tersebut, alkisah seperti yang di photo tersebut, kami keliling-keliling dengan menggunakan boat sambil menarik banana boat yang dinaiki oleh Mha Lia, Sani dan De Ais.

Jatuh lah,..... su-san yang kerempeng !!!